Jl. Raya Samarang KM 4.5, Garut info@sman17garut.com
Logo SMAN 17 Garut

SMAN 17 GARUT

Portal Layanan Pendidikan Digital Terpadu

ADVERTISEMENT

Apa yang Dibutuhkan untuk Membuat Guru Tertarik Menggunakan Rumah Pendidikan?

admin Wednesday, 05 Agustus 2026 17 views
Apa yang Dibutuhkan untuk Membuat Guru Tertarik Menggunakan Rumah Pendidikan?
Apa yang Dibutuhkan untuk Membuat Guru Tertarik Menggunakan Rumah Pendidikan?

Survei Rumah Pendidikan 2026: Mencari Masukan untuk Perbaikan Platform Digital

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali menggelar Survei Rumah Pendidikan 2026, yang ditujukan bagi bapak/ibu guru dan kepala sekolah. Tujuan dari survei ini adalah untuk mengumpulkan masukan dan pengalaman pengguna guna mengevaluasi efektivitas platform digital Rumah Pendidikan.

Survei ini dapat diakses melalui platform InfoGTK atau link s.id/SurveiRumahPendidikan. Pengisian survei bersifat sukarela dan tidak wajib, dengan batas waktu hingga Jumat, 7 Agustus 2026.

Pertanyaan dalam Survei Rumah Pendidikan

Dalam Survei Rumah Pendidikan 2026, bapak/ibu guru dan kepala sekolah akan diminta menjawab sejumlah pertanyaan terkait penggunaan aplikasi Rumah Pendidikan. Salah satu pertanyaan utama adalah: "Menurut Anda, apa yang perlu disediakan agar guru tertarik menggunakan Rumah Pendidikan?"

Berikut beberapa kunci jawaban yang bisa menjadi referensi:

  • Kunci Jawaban 1:
    Menurut saya, Rumah Pendidikan perlu menyediakan materi ajar yang lebih lengkap dan mudah digunakan, fitur AI yang membantu guru menyusun perangkat pembelajaran dan asesmen, serta administrasi pembelajaran yang lebih praktis. Selain itu, pelatihan yang relevan, forum berbagi praktik baik, dan integrasi dengan sistem sekolah akan membuat platform ini lebih bermanfaat. Antarmuka yang sederhana dan akses yang cepat juga penting agar guru nyaman menggunakannya secara rutin.

  • Kunci Jawaban 2:
    Platform ini perlu menyediakan kemudahan akses internet yang merata, fitur administrasi dan perangkat ajar yang benar-benar meringankan beban kerja harian, serta pelatihan yang praktis dan tidak menambah birokrasi.

  • Kunci Jawaban 3:
    Guru akan lebih tertarik menggunakan Rumah Pendidikan jika platform ini dapat mengurangi beban administrasi. Misalnya, tersedia fitur pengolahan nilai, pembuatan perangkat ajar, rekap pembelajaran, dan penyusunan laporan secara otomatis sehingga guru dapat lebih fokus mengajar.

  • Kunci Jawaban 4:
    Menurut saya, Rumah Pendidikan akan lebih diminati jika menyediakan layanan yang benar-benar memudahkan pekerjaan guru, seperti materi ajar berkualitas, fitur AI, administrasi yang praktis, pelatihan yang relevan, serta aplikasi yang ringan dan mudah digunakan.

  • Kunci Jawaban 5:
    Rumah Pendidikan perlu menjadi platform yang terintegrasi sehingga guru tidak perlu berpindah-pindah aplikasi untuk mengakses berbagai layanan. Jika semua kebutuhan pembelajaran, administrasi, dan pengembangan kompetensi tersedia dalam satu platform yang mudah digunakan, minat guru untuk memanfaatkannya akan semakin tinggi.

  • Kunci Jawaban 6:
    Rumah Pendidikan sebaiknya menyediakan lebih banyak pelatihan, webinar, dan komunitas belajar yang relevan dengan kebutuhan guru. Dengan adanya ruang berbagi praktik baik dan sertifikat pengembangan kompetensi, guru akan semakin termotivasi untuk aktif menggunakan platform.

Apa Itu Rumah Pendidikan?

Rumah Pendidikan merupakan super aplikasi layanan digital terpadu dari Kemendikdasmen. Aplikasi ini mengintegrasikan ratusan aplikasi dan layanan pendidikan ke dalam satu portal tunggal untuk memudahkan akses bagi seluruh ekosistem pendidikan.

Rumah Pendidikan menjadi wadah dalam menghadirkan berbagai layanan di delapan ruang, yaitu Ruang GTK, Ruang Murid, Ruang Sekolah, Ruang Bahasa, Ruang Pemerintah, Ruang Mitra, Ruang Publik, dan Ruang Orang Tua. Melalui layanan tersebut, pengguna dapat menemukan dan memanfaatkan sumber daya pendidikan yang relevan secara kebutuhan dengan mudah dan efisien.

Pada Juni 2026, Rumah Pendidikan menghadirkan pembaruan yaitu menyatukan aplikasi Ruang GTK yang sebelumnya beroperasi sebagai aplikasi terpisah, sehingga kini dapat diakses melalui satu aplikasi Rumah Pendidikan. Hal ini bertujuan untuk menyederhanakan akses, meningkatkan pengalaman pengguna, dan memperkuat keterpaduan layanan dalam satu ekosistem.

Mengapa Survei Rumah Pendidikan Penting?

Melalui survei ini, Kemendikdasmen melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) ingin memahami secara mendalam berbagai faktor yang memengaruhi interaksi bapak/ibu guru dan kepala sekolah dengan Platform Rumah Pendidikan. Hal tersebut meliputi:

  • Manfaat dan Kemudahan: Efektivitas dan kesederhanaan platform saat digunakan.
  • Pengaruh Sosial: Sejauh mana lingkungan sekitar memengaruhi bapak/ibu guru dan kepala sekolah untuk menggunakan platform ini.
  • Kondisi Pendukung: Ketersediaan infrastruktur dan bantuan teknis yang memadai.
  • Motivasi Penggunaan dan Kebiasaan: Aspek kenyamanan, nilai intrinsik, serta rutinitas penggunaan.
  • Niat dan Perilaku Penggunaan Nyata: Komitmen dan intensitas riil pemanfaatan platform dalam ekosistem pendidikan.

Petunjuk Pengisian Survei Rumah Pendidikan

  • Sifat Partisipasi (Sukarela): Keikutsertaan bapak/ibu guru dan kepala sekolah dalam survei ini sepenuhnya bersifat sukarela. Guru serta kepala sekolah berhak dan dapat meninggalkan survei ini kapan saja tanpa adanya konsekuensi atau sanksi apa pun jika merasa kurang nyaman.

  • Kerahasiaan Data: Seluruh data dan informasi yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya dengan sangat ketat dan hanya akan digunakan untuk kepentingan analisis ilmiah serta perbaikan kebijakan digital pendidikan.

  • Cara Menjawab: Pilih salah satu jawaban pada skala yang disediakan (misalnya: Sangat Tidak Setuju hingga Sangat Setuju) yang paling mencerminkan kondisi atau persepsi yang sebenarnya.

  • Waktu Pengerjaan: Survei ini membutuhkan waktu sekitar 10–15 menit untuk diselesaikan. Pastikan semua pertanyaan terisi dengan lengkap sebelum mengirimkan respons. Tidak ada jawaban yang salah atau benar dalam survei Rumah Pendidikan.

Label Berita:
#pendidikan#k 12 pendidikan#pendidikan masyarakat#sistem pendidikan#berita
ADVERTISEMENT